Friday, August 12, 2011

Naz latest obsession - The Stairs!

Sejak dari mulai mahir turun dari kasur; memutar mendekatkan kaki ke ujung kasur, dan perlahan mundur untuk menuruni kasur, Naznin sudah mulai terobsesi untuk naik-turun tangga.

Dimana saja dia melihat anak tangga, bukan hanya yang tinggi, yang pendek pun ingin dituruninya. Semakin curam, semakin sempit, dan semakin tinggi tangganya, semakin dia ingin menaikinya. Sepertinya jiwa adventure-nya sangat besar.

Tak beda dengan tangga di rumah Omanya. Setiap ada kesempatan, pasti Naznin bergegas menuju kesana. Sama dengan perlakuan saya ke Mikail, saya tidak melarang Naznin untuk berpetualang menjajal motorik-skill nya di tangga. Tapi bentuk tangga melingkar dan curam di rumah Oma agak mengerikan bagi kita, orang dewasa untuk memperhatikan bayi naik turun tangga sendiri.

Naznin, karena merasa sudah mahir menaiki tangga sendiri, pantang untuk dihentikan. Letak tangga yang berada di pojokan rumah pun membuatnya sulit untuk dibatasi dengan pagar. Solusi terbaik untuk saat ini adalah cukup menemani si Bocah menaiki tangga, tidak perlu dipegangi, hanya dilihat dari jarak dekat saja. Karena seperti juga Mikail, Naznin merasa sangat dihargai dibiarkan bebas menjelajah isi rumah sendirian, dengan sedikit pengawasan. Dan diumur Mikail yang hampir 3½ tahun ini, dia termasuk anak yang memiliki motorik-skill yang lebih advance dibanding teman-teman sekelasnya. Walaupun begitu, sesekali ketika saya letih, beberapa kali saya menghalangi akses ke tangga.

Jadi saat ini, Naznin bisa dengan bahagia naik-turun tangga, mengasah kemampuannya, tentu saja jika saya tidak letih. Dan ketika sampai di puncak, ekspresinya kebahagiaannya...priceless!
Powered by Telkomsel BlackBerry®

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...