Friday, January 27, 2012

Hidup Penuh Kecemasan - Mainan Beracun!

Sudah baca artiket di Kompas 25 January 2012? Isinya mengenai hasil penelitian YLKI terhadap mainan anak yang dijual di berbagai warung, pasar, hingga mall-mall besar di Jakarta. http://health.kompas.com/read/2012/01/25/13474213/Waspadai.Mainan.Anak.Beracun.di.Mal

Ternyata ke-21 sample yang diuji tersebut, semuanya mengandung bahan berbahaya dalam konten sedikit hingga banyak. Bahan berbahaya yang dimaksud adalah Timbal (Pb), Merkuri (Hg), Cadmium (Cd), dan Cromim (Cr). Gak main-main, efek dari paparan bahan metal berbahaya ini sangat mengerikan, seperti diberitakan di salah satu artikel di Kompas.com:

Timbal (Pb) 
- Menyebabkan gelisah, lemas, dan depresi, merusak sistem pencernaan, rasa mual, sakit perut disertai diare.
- Merusak sistem saraf pusat sehingga mati rasa dan vetigo. Gejala yang berat mencakup paralis beberapa kelompok otot sehingga menyebabkan pergelangan tangan dan kaki terkulai, kemudian akan diikuti dengan kejang-kejang dan koma.

Merkuri (Hg) - Menyebabkan kerusakan keseimbangan, tuli dan gangguan lainnya, bronkitis, paru-paru rusak, dan menyebabkan gagal ginjal.

Krom (Cr)
- Menyebabkan kanker paru-paru, kerusakan hati dan ginjal. Jika kontak dengan kulit menyebabkan iritasi, dan jika tertelan dapat menyebabkan sakit perut dan muntah.

Kadmium (Cd)
- Merusak pembuluh darah. Tekanan darah yang menjadi tinggi bisa menyebabkan terjadinya gagal jantung dan kerusakan ginjal.


detik.com: Mainan anak berbahaya
Yang mengagetkan lagi, bukan hanya mainan murahan yang terbukti terpapar bahan berbahaya. Mainan mahal bermerk yang dijual di mall-mall megah ibukota pun tak terkecuali. Disebutkan di detik.com bahwa mainan tersebut berasal dari Israel dan Cina. Ternyata mainan lain yang diuji, dari UK, tak kalah bedanya.

Selama ini saya memang selalu membatasi anak-anak membeli mainan, terutama ketika tujuan mainan tersebut hanya untuk dimasukkan ke mulut, dilempar, atau dilupakan dalam beberapa hari. Memang tujuannya bukan kesehatan, hanya ingin membelikan anak-anak sesuatu disaat mereka bisa menghargai apa yang saya belikan untuk mereka. Ketika Mikail dan Naznin teething, saya lebih suka mereka memasukkan jari-jari mereka atau apa saja barang di rumah yang mengundang rasa ingin tahu mereka. Karena Mikail alergi debu, di rumah hampir tidak ada soft toys atau boneka yang saya takuti memicu alerginya. Itupun sekarang, Mikail dan Naznin punya satu kotak penuh berisi mainan yang berasal dari berbagai toko yang ikut disebutkan dalam artikel tersebut. Rasanya ingin sekali membuang semua mainan yang ada di rumah. Lalu, main apa dong yang aman?

Kasian anak sekarang, hidupnya penuh kecemasan dari berjuta-juta jenis racun yang tanpa sengaja masuk ke darah mereka. Dari udara yang terpolusi, sayur berpestisida, ikan laut terpolusi timbal, buah yang disuntik pemanis dan pewarna, daging gelonggongan, ayam tiren, susu bermelamine, susu berbakteri, snack penuh bahan kimia, tahu dan bakso mengandung pengawet mayat, tempe berpemutih dan sejuta sumber racun yang lain. Mau makan saja sudah cemas, ditambah lagi sekarang mau main juga harus cemas. 

Jadi ingat twit seseorang yang saya lupa siapa "Hidup jaman sekarang memang penuh tipuan". Semua orang menghalalkan segala cara untuk menghasilkan uang, tidak peduli anak siapa yang teracuni. 

Semoga pemerintah -yang masih kita gantungkan harapan setinggi-tingginya untuk melindungi rakyat kecil- mengutamakan kepentingan masyarakat dan mengambil sikap tegas menarik mainan berbahaya tersebut dari pasaran. Dan pastinya kita harus lebih bijak memilih yang terbaik untuk kesehatan anak-anak kita.

Artikel terkait:

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...