Wednesday, January 4, 2012

Strengthen memory - Telling photos' story

Saya, seperti halnya ibu-ibu yang lain, suka sekali mengambil gambar anak-anak. Beratus-ratus koleksi foto Mikail dan Naznin dengan berbagai pose, di segala kesempatan, di berbagai aktifitas tersimpan di smart phones, facebook, Picassa, dan hard disks. Semuanya terkumpul rapih dan disortir by folder berjudul untuk memudahkan pencarian.

Foto memang cara yang paling mudah dan tepat untuk mengabadikan memori-memori indah. Terkadang walaupun aktifitasnya terbilang biasa saja, ketika berfoto kita pasti selalu tersenyum dan terlihat gembira. Hingga ketika melihat kembali foto tersebut, ingatan kita selalu ingin mengingat yang indah-indah.

Gambar dari sini
Hal tersebut membuat saya berpikir untuk mencetak ingatan-ingatan indah bagi Mikail dan Naznin sejak dini. Lets put our memory to the test, ingatan indah apa yang berkesan bagi Anda? Sejauh mana kita bisa mengulang kembali ingatan masa kecil kita, dan usia berapakah itu?

Saya ingin Mikail dan Naznin ingat kegiatan seru dan segala kenangan indah di masa kecil mereka sampai mereka besar nanti. Saya ingin mereka bisa mengingat sebanyak mungkin moment kehidupan mereka dari mereka kecil sampai tua nanti. Saya ingin mereka menggunakan brain capacity mereka semaksimal mungkin untuk menyimpan good memories. Dan most of all, saya ingin mereka selalu happy sepanjang hidup mereka, living good memories in their whole life.

Di usia Mikail yang hampir 4 tahun, bisa dikatakan dia punya memory yang kuat. Dia bisa mengingat nama-nama temannya, schedule hariannya, sampai mengingat jalan ke suatu tempat ketika saya sendiri pun kadang-kadang lupa. Ditambah lagi angka, huruf, nama hari, nama bulan, jenis taxi, tipe mobil, plat mobil, nama negara, dan hal-hal lain yang suka dia ingat. But he still needs a lot of practice to remember to put his toys back in his place :)
.
Di era digital seperti sekarang, mudah sekali untuk menyimpan banyak foto di internet seperti di Flickr atau Google Picassa. Saya menggunakan Google Picassa karena bisa diakses dengan mudah melalui smartphone Android. Photo dengan mudah dikelompokkan dalam album dan diakses dimana saja dengan koneksi 3G ataupun Wifi.

Jadi saya mulai mencoba untuk mengajak Mikail mengingat semua hal yang pernah dilakukannya, liburan seru, bermain bersama teman, pertama kali menyentuh binatang, semuanya deh. Saya menunjukkan beberapa foto lama ketika kami bermain di Kebun binatang Ragunan. Dengan senang hati, dia menceritakan serunya melihat gajah yang lebih besar dari yang dia lihat di buku, memegang ular, memberi makan gorilla, dan menonton beruang naik sepeda. Bukan hanya itu, dia juga menceritakan siapa yang ada disana, apa yang dia makan ketika itu, apa yang membuatnya senang dan apa yang membuatnya kesal.

Wah, efektif sekali ternyata bercerita melalui foto ya, pikir saya. Jadi setiap harinya, saya akan memilih beberapa foto dan memperlihatkannya kepada Mikail. Mengajaknya mengingat kembali apa yang dikerjakannya saat itu dan apa yang dia rasakan ketika melakukan hal tersebut. Berharap dia terus akan mengingat hal-hal penting yang terjadi dalam hidupnya dan orang-orang yang menyayanginya.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...