Sunday, April 15, 2012

Belajar membaca phonic dengan bermain A-B-C ada berapaaaa!

Masih ingat permainan ini sewaktu masih kanak-kanak dulu? Permainan ini sangat trend ketika saya SD dulu. Sekumpulan teman akan menyebut 'A-B-C ada berapaaa?' atau ada juga versi lain seperti 'Pancasila 5 dasaarr' dan semua anak akan menunjukkan sejumlah jari-jarinya. Seorang anak akan meenghitung jumlah jari dengan menyebutkan alfabet sejumlah jari yang ditunjukkan. Setelah itu, anak-anak akan bergiliran menyebutkan nama benda atau binatang atau kota atau apapun sesuai persetujuan sebelumnya, yang dimulai dari huruf yang terpilih dari penghitungan jumlah jari tadi.

Permainan simple yang sampai sekarang masih saya ingat sebagai memori kanak-kanak yang indah. Ide permainan ini kemudian saya share ke Mikail yang haus permainan dimana pun dia berada. Walaupun dia suka dengan iPod Touch hadiah ulangtahunnya, seringnya dia bosan dan memilih untuk mengajak Naznin atau saya untuk bermain bersama.

Setelah kelelahan dengan permainan Hide and Seek yang menurut saya tidak efektif. Karena Naznin yang masih terlalu kecil selalu bersembunyi di tempat yang sama, dan Mikail selalu mengeluh bahwa Naznin hanya menghitung sampai hitungan 3 saja. Saya mulai memikirkan permainan lain yang bisa dimainkan bersama dalam waktu yang cukup lama dan tidak membosankan.

Alternatif permainan lain tadinya adalah Rock, Scissor, Paper atau biasa disebut juga suit Jepang. Mikail mulai mahir memainkan permainan ini, tapi setelah beberapa kali bermain dia menjadi bosan. Permainan lain yang juga menjadi pilihan adalah Panco ayam, permainan dua orang yang berlomba memencet jempol lawan. Tapi karena jempol saya jauh lebih besar, Mikail jadi cepat kesal karena selalu kalah :D Kami juga mencoba bermain Domikado, tapi lagi-lagi permainan tersebut membuatnya cepat bosan.

Ketika pertama mencoba 'A-B-C ada berapa' ini, saya agak khawatir Mikail menjadi frustasi karena sulit menemukan kata yang dimulai dengan huruf tertentu. Namun saya ingat kalau dia juga menyukai video-video di youtube yang bertema phonic, menyanyikan benda-benda yang dimulai dengan huruf tertentu. Jadi saya mencoba permainan ini dimulai dengan perlahan, tak berharap banyak.

Gambar dari sini

Ternyata Mikail cukup tertarik dengan permainan ini. Awal mulanya agak sulit baginya menemukan nama-nama benda, dan beberapa kali salah menyebutkan nama benda. Tapi beberapa kali mencoba, dia bertambah mahir dan semakin cepat menyebutkan benda-benda yang dimaksud.

Saya sendiri melihat permainan ini sebagai latihannya belajar membaca secara phonic, yaitu berlatih membaca dengan menghapal cara baca huruf. Seperti m dibaca 'em', b dibaca 'be'. Dan karena di sekolah Mikail bermedium bahasa Inggris, saya juga memainkan permainan ini dengan kosakata berbahasa inggris saja, supaya dia tidak bingung.

Hasilnya, game ini sangat addictive! Mikail selalu ingin memainkan permainan ini, dan dia juga semakin lancar membaca. Ketika melihat seuatu kata, dia langsung mengeja huruf pertamanya dan langsung membaca kata tersebut. Permainan simple yang seru dan mendidik.

Jadi tinggalkan gadget toys anak Anda, dan mari bermain A-B-C ada berapaaa!

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...