Tuesday, April 3, 2012

Girls will be girls!

Tadinya saya tidak percaya teori seksualitas, bahwa mainan mobil-mobilan, robot, atau senapan adalah untuk anak laki-laki saja. Dan boneka, masak-masakan hanya untuk mainan anak perempuan saja.

Dan terbukti tidak benar, karena saya membiarkan kedua anak saya bermain dengan apa saja yang mereka suka. Mikail suka bermain masak-masakan, dan Naznin suka ikut bermain mobil-mobilan kesukaan Abangnya. 

Tapi tadi pagi saya dikejutkan dengan tingkah laku Naznin yang menurut saya cukup lucu. Setelah berpakaian, Naznin mematut-matut dirinya di depan kaca, bersisir, mengambil lotion saya, memakaikannya ke tangan, muka dan kakinya. Mencoba-coba parfum dan cologne, dan berkali-kali melirik-lirik kaca seakan memantaskan pakaiannya. Apabila saya punya persediaan make-up, pastilah akan habis dicoba-cobanya juga. 

Lucu sekali melihatnya untuk saya yang baru pertama kali melihat anak perempuan saya mencoba bergaya sendiri. Sedangkan Mikail, setahu saya tidak pernah perduli mau saya pakaikan baju apa, bahkan jarang sekali dia melirik kaca untuk melihat penampilannya atau memperhatikan cocok atau tidak baju dan celana yang dipakainya.


Mungkin memang sikap dan tingkah laku anak, sekecil apapun, sangat dipengaruhi oleh jenis kelaminnya ya. 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...